
@friendster
6 okt 08
Baru 4 halaman buku provokasi saya baca... saya ga mau terlalu cepat gila nanti cepat waras lagi... perlahan saja tapi pasti (pasti gilanya hehehe...)
Orang picik sebaiknya tidak usah membaca buku ini agar bisa tetap bahagia dengan kepicikannya, karena akan susah hati dan resah pikiran kalau nekad membaca buku ini. Orang dogmatik dan fanatik sebaiknya juga tidak usah membaca buku ini, daripada jadi gusar terprovokasi. Setelah semua peringatan ini, penulis menyatakan tidak bertanggungjawab atas gangguan pikiran akibat membaca buku ini. Kalau anda nekad, itu menjadi tanggungjawab anda sendiri
Sonny's review @ his friendster
http://fajarspramono.blogspot.com/2008/09/ pelajaran-besar-dari-hal-yang-kecil.html
@friendster. 12 Agustus 2008

@friendster, 9/17/2008

DEAR,
Saya mau berbagi cerita. Jangan bilang ini cerita basi, ya. Wong saya memang bukan wartawan yang harus melaporkan berita terkini, teraktual. Saya ingin berkisah tentang dua buku yang belum lama ini diluncurkan di pasar. Buku pertama, judulnya “Lanang”, ditulis Yonathan Rahardjo. Buku kedua, bertajuk “Provokasi”, ditulis Prasetya M. Brata.
Saya cerita buku pertama dulu.
Beberapa bulan lalu, tepatnya 23 Mei 2008, saya mampir ke Galeri Cipta 3, TIM. Eh, bukan mampir ding. Sengaja. Bahkan curi waktu, lari dari kantor. Itu karena saya pernah janji pada diri sendiri akan hadir di peluncuran “Lanang”.
Sampai dibela-belain begitu? Iya. Pertama, karena Mas Yo, penulisnya, adalah sosok yang saya kenal. Kedua, pada dasarnya saya juga pelahap buku - momen peluncuran atau diskusi buku terlalu menarik untuk diabaikan. Ketiga, karena ini buku sastra.

| To: | smp13-84@yahoogroups.com |
| CC: | utibrata@yahoo.com |
| From: | meinarti_d@id.smbc.co.jp |
| Date: | Fri, 25 Apr 2008 08:48:48 +0700 |
| Subject: | [smp13-84] Provokasi...hebat euy !! |
Prass..
two thumbs up !!
pulang dari ketemuan sama Uti dll sampai di rumah jam setengah sepuluh,
setelah mandi, sholat dan udah santai, tadi malam itu
rencananya gue mau baca serius...tapi maklumlah, ibu 3 anak...jadi baru
sepintas eh diprotes suami karena anak2 mau makan, bikin PR,
minum obat...halaaah !!! belum lagi persiapan sunah rosul... (upss..)
tapi waktu gue lagi buka2 daftar isinya, gue tersentak ada judul "Berguru
pada Yoyo' "... gue buka... dihalaman 229.... giilleee....
sebelumnya gue pernah baca kata2 ini di milis...enggak nyangka ternyata itu
adalah kisah hidup Padmono "yoyo' " yang inspiratif banget buat Prass...
salut buat Yoyo' juga dari gue !! (waktu SMP gue ngeri deketin cowo2 ini...
abis tukang beler....ternyata sekarang pada hebat semua...)
yo, jangan lupa minta bagian royalti nya !!! hahaha..
adalagi cuplikan kisahnya Cepi, kutipan kalimatnya Dani -DaTum- Tumbelaka
yang sama prass di jadikan inspirasi untuk menulis..
sama komentarnya Ira Maya yang katanya proud of you, prass....(gue enggak
mau bilang gini lagi..takut kenarsisannya bertambah parah !!)
lebih hebat lagi marketing lo yang notabene bininya ndiri.....yang
promosinya pake sistem "nice try..." waktu di sodorin, gue kira
gratis...taunya. ..ehm...
tapi boleh lah buat edisi pertama...nanti di reuni gue bayar ya.. diskonnya
jangan cuma 5 ribu perak dooong !!!!
info buat temen2 semua, buat gue buku lo boleh lah.. pantas di
beli...pantas di koleksi..... eh tentu aja pantas -tepatnya bagus- untuk
dibaca dan di renungi...
gue sendiri Insya Allah mau beli satu lagi buat ngasih ke sahabat di
kantor.....
design depannya by DaTum juga bagus kok dan !! kapan2 bikinin design untuk
box kue2 gue ya ... (hahahaha... )
sekian resensi dari korban pertamanya Prass-Uti..


Mungkin ketika mendengar kata provokasi anda langsung berpikir tentang cara mempengaruhi pemikiran seseorang. Provokasi secara harfiah berarti menyulut. Prasetya M. Brata sang penulis buku yang berjudul Provokasi bisa menyulut api pikiran anda. Kisah-kisah kecil dan sederhana dirangkumnya menjadi sebuah pemikiran, langsung dapat kita simpulkan sendiri. Kalimat sederhana dan mudah dicerna, bisa membuat anda mudah tuk memahami setiap rangkaian peristiwa. Alur ceritanya pun sangat runut.
Manusia dalam pandangan Brata, dinilai dalam bentuk pengalaman pribadinya. Peristiwa yang biasa terlewatkan begitu saja oleh sebagian orang, malah dimaknai dengan sangat rinci oleh Brata. Seperti prasangka kita terhadap orang lain yang seharusnya tak perlu ada dalam pikiran kita. Atau kisah-kisah pilihan hidup dan resiko pekerjaan yang sering kita anggap sebagai musibah malah berubah menjadi anugerah. Hal itu menurutnya tidak mesti disikapi dengan buruk bahkan menjadi beban pikiran manusia.
Buku ini mendeskripsikan tentang realita peristiwa dengan pemikiran yang berkecamuk dalam manusia. Ia menamainya “Internal Pemikiran”. Meski pengalaman yang disajikannya berbeda, namun tetap dalam satu benang merah.
Sayang buku ini hanya berhenti pada pemikiran deskripsi yang ia rasakan saja. Sehingga pembaca hanya digiring ke dalam peta internal pemikiran sang pengarang buku.
| Laporan: Denok/Ghani/Nuning |
| [''Djakarta Pagi Ini'' Senin-Jum'at, 06.00-08.00 WIB & Sabtu, 06.00-09.00 WIB] D listener, pagi ini kita semarakkan dengan bahasan JP tentang afirmasi provokasi, bersama Prasetya penulis buku Provokasi hingga jam 8 nanti, ditemani Gani dan Denok. Bila kita sudah memberi makanan fisik yang baik, kita juga harus memberi makanan positif untuk diri kita dengan kalimat kalimat mendukung yang juga positif yang akan menimbulkan semangat dan rasa percaya diri. Narasumber : Prasetya Brata |

