
Saturday, December 25, 2010
Bambang Taruno

Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Orang picik sebaiknya tidak usah membaca buku ini agar bisa tetap bahagia dengan kepicikannya, karena akan susah hati dan resah pikiran kalau nekad membaca buku ini. Orang dogmatik dan fanatik sebaiknya juga tidak usah membaca buku ini, daripada jadi gusar terprovokasi. Setelah semua peringatan ini, penulis menyatakan tidak bertanggungjawab atas gangguan pikiran akibat membaca buku ini. Kalau anda nekad, itu menjadi tanggungjawab anda sendiri
1 comment:
bukunya pak Pras keren...saking kerennya tu buku setelah sy beli dan baca, skarang di oper ke mana2...mw baca tp tak mw membeli...mw diprovokasi tu pak...hehe
Post a Comment